Tentang Pedang yang Digunakan di Kenjutsu Jakarta
Pedang utama yang digunakan dalam Kenjutsu adalah katana. Ini juga pedang yang digunakan dalam beberapa seni bela diri Jepang lainnya, termasuk Aikido.

Teito adalah istilah yang digunakan untuk membawa pedang dengan benar, dan ada ritual dan etiket tertentu yang terlibat. Teito ada untuk alasan keamanan dan untuk menumbuhkan rasa hormat dan penghargaan terhadap pedang dan bentuk seni kenjutsu itu sendiri.

Seperti disebutkan sebelumnya, bokken (bok = kayu, ken = pedang) alias bokuto, dapat digunakan dalam pelatihan awal untuk membantu mengurangi kemungkinan cedera serius. Maklum bahwa bokken cukup mampu mematahkan tulang, dan pada kenyataannya seringkali merupakan senjata yang disukai dari kelas Ninja, karena mereka dapat dibawa dekat dengan tubuh, dan tidak tunduk pada karat karena kelembaban yang ditemukan di negara Jepang. Banyak cerita yang menceritakan tentang Katana pecah karena titik lemah pada pedang yang disebabkan oleh karat yang mungkin sulit dilihat, terutama di sekitar area pegangan.

Shinai adalah pedang bambu berlapis kulit yang juga digunakan oleh pemula dan mereka yang berlatih teknik penanganan pedang mereka.

Kenjutsu jakarta lebih dari memegang pedang dan menyabetkannya untuk membelah daging seseorang : ini adalah konsep petualangan spiritual didalamnya dan ada cara melatih dan mengasah ketangguhan fisik dan mental seseorang.

Bagaimana Kendo Dibandingkan dengan Kenjutsu


Seperti yang disebutkan sebelumnya, Kenjutsu mengacu pada “teknik atau metode” pedang, sedangkan Kendo berarti “jalan pedang.”

Kenjutsu lebih sejalan dengan peperangan real menggunakan pedang baja tajam langsung, dan Kendo biasanya terdiri dari pelatihan dengan pedang bambu atau shinai dengan alat pelindung yang dikenakan oleh kedua peserta.

Tujuan Kenjutsu adalah mempelajari cara membunuh atau melukai lawan menggunakan pedang, sedangkan Kendo lebih banyak digunakan untuk pengembangan pribadi dan disiplin. Sering kali seorang siswa akan mulai mempelajari dasar-dasar Kendo, kemudian pindah ke Kenjutsu.

Kendo lebih asyik sambil berlatih sendirian sementara Kenjutsu biasanya melibatkan duel atau sparring dengan mitra lain, meskipun Kenjutsu dapat dipraktekkan sendiri dengan pedang kayu atau bambu. Pada titik inilah Kenjutsu mulai menyerupai Kendo dalam hasil yang diinginkan.

Untuk menggunakan analogi, Kendo adalah untuk sport sedangkan Kenjutsu tujuan utamanya adalah untuk bertahan hidup. Tekniknya hampir-hampir mirip, tetapi hasil akhirnya tidak.

Fachry Manganti - 37 posts

Hai aku adalah founder sekaligus instruktur di Ninjutsu, salam kenal dan semoga kalian betah dihalaman ini.

Apa itu Ninjutsu ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *