Dalam satu aspek, studi tentang Kamae Ninjutsu adalah mengembangkan kapasitas yang lebih besar dan melampaui ketakutan dan batasannya sendiri. Kamae mengajari siswa untuk membuka diri dalam pikiran, jiwa, dan tubuh. Ini membutuhkan praktisi untuk melampaui zona nyaman mereka dan menjadi lebih nyaman dengan memperluas diri mereka ke dunia luar.

Kamae sangat alami dan menuntut siswa untuk menerima alam dan menjadi lebih terbuka terhadap kekuatannya. Ketika seseorang menjadi lebih mengenal kamae, pinggulnya turun ke bawah dan kakinya menjadi lebih berakar ke bumi. Tubuh menjadi postur yang stabil dan mampu menekuk mengikuti perubahan bumi melalui ketahanan kaki atau akar. Satu lengan menjadi ranting cambuk namun juga cukup kuat untuk menahan kekuatan ke segala arah. Kamae pada dasarnya adalah hubungan langsung dan manifestasi alam. Kamae bukan hanya sikap “buatan manusia”, mereka adalah sikap atau posisi alami perubahan yang diperlukan untuk bertahan hidup. Setiap Kamae didasarkan pada naluri alami dan dapat ditemukan di seluruh kerajaan hewan. Untuk benar-benar mempraktikkan dan memahami kamae berarti mempelajari sifat manusia dan alam.


Dalam gambar kita bisa melihat burung ini menggunakan Hira Ichimonji no Kamae dan Yoko Aruki untuk melindungi keluarganya. Itu juga bisa dilihat sebagai Koto Ryu Kurai Dori. Hira Ichimonji no Kamae dan Koto Ryu Hira Ichimonji no Kamae sering dipandang sebagai postur yang “konyol”. Namun, mereka sebenarnya adalah postur “pengorbanan” dan yang “menarik” atau “menangkis” serangan lawan. Seperti semua postur, mereka semua menggunakan Kyojutsu Tenkan Ho (tipu daya) di berbagai tingkatan. Jika hewan liar mengancam keluarga seseorang, kita sering melihat orang tersebut membuka lengannya sebagai tameng untuk menyembunyikan dan menutupi anggota keluarga yang lebih lemah sebanyak mungkin. Pengawal menggunakan taktik yang sama untuk menyembunyikan dan melindungi klien mereka dari ancaman dan kerumunan. Pemain sepak bola, bola basket, dan pemain bola jaring Australia menggunakan gerakan menyamping, hoko, dan postur hira sambil “melindungi” atau “bertahan”. Kami juga melihat pejuang / pejuang berjalan menuju lawan mereka dengan tangan terbuka lebar untuk membuat diri mereka tampak lebih besar, lebih tangguh dan tidak takut sebelum terlibat dalam pertempuran jarak dekat.

Kamae Ninjutsu semuanya alami dan manifestasi berdasarkan naluri, perasaan dan sikap dalam konteks situasi. Masing-masing memiliki tempatnya dari waktu ke waktu. Seperti biasa, konteks itu penting. Namun, bagi orang alami, tidak ada pemikiran tentang kamae mana yang akan mereka ambil. Secara naluriah tubuh secara alami mengetahui setiap saat. Pelajaran Kamae dalam Budo Taijutsu adalah cara untuk menjadi lebih sadar dan terampil dalam penerapan posisi alami ini yang telah diambil secara tidak sadar selama lebih dari satu milenium.
Pikiran di pagi musim semi yang cerah.
南 虎

Fachry Manganti - 28 posts

Hai aku adalah founder sekaligus instruktur di Ninjutsu, salam kenal dan semoga kalian betah dihalaman ini.

Apa itu Ninjutsu ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *